oleh

Begini Langkah DESDM Kaltara Upayakan Ketahanan Energi

TANJUNG SELOR, KORANBORNEO – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) semakin serius menggarap potensi energi baru dan terbarukan (EBT) sebagai strategi jangka panjang untuk menjaga ketahanan energi daerah. Langkah ini sejalan dengan kebutuhan global akan energi hijau yang lebih bersih dan berkelanjutan.

Inspektur Ketenagalistrikan Ahli Muda Dinas ESDM Kaltara, Hastri Willianto, menyebut bahwa pemanfaatan EBT merupakan kebutuhan mendesak di tengah menipisnya cadangan energi fosil.

banner 970x250

“Krisis energi bukan hanya persoalan lokal, tetapi juga masalah global. Karena itu pemanfaatan EBT sangat penting dan harus terus dipercepat,” ungkapnya pada 1 Desember 2025.

Menurut Hastri, energi memiliki peran vital dalam mendukung aktivitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah. Ketersediaan pasokan yang stabil dan ramah lingkungan menjadi kunci bagi pembangunan Kaltara ke depan.

Saat ini Pemprov Kaltara bersama PLN dan sejumlah investor sedang mengembangkan pembangkit listrik tenaga air (PLTA), tenaga surya, hingga mikrohidro di berbagai wilayah. Sejumlah rencana besar juga tengah disiapkan untuk memperluas porsi energi hijau dalam sistem kelistrikan Kaltara.

Upaya ini diharapkan mampu menciptakan ketahanan energi yang lebih stabil, sekaligus menjadi fondasi pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.