oleh

DESDM Kaltara Gandeng Industri Sukseskan PPM Energi di Pedalaman

TANJUNG SELOR, KORANBORNEO – Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kalimantan Utara menegaskan komitmennya mendorong perusahaan di sektor Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) agar mengoptimalkan Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM), khususnya untuk mendukung pertumbuhan UMKM di wilayah perbatasan dan pedalaman.

Kepala Dinas ESDM Kaltara, Ir. Yosua Batara Payangan, menekankan bahwa pelaksanaan PPM harus selaras dengan prioritas pembangunan daerah, terutama dalam upaya pemerataan akses energi listrik.

banner 970x250

“Program PPM perlu sejalan dengan kebijakan pemerintah daerah. Masih ada desa-desa di wilayah perbatasan dan pedalaman yang belum menikmati listrik secara optimal,” ujar Yosua saat dihubungi melalui sambungan telepon.

Ia menjelaskan, penguatan akses energi di wilayah terpencil juga sejalan dengan arahan Gubernur Kalimantan Utara Zainal Arifin Paliwang, yang menempatkan listrik sebagai fondasi peningkatan kualitas hidup masyarakat.

“Listrik bukan hanya soal penerangan, tetapi juga membuka peluang ekonomi dan masa depan masyarakat,” jelasnya.

Dalam implementasinya, ESDM Kaltara mengarahkan agar program PPM perusahaan MBLB difokuskan pada dukungan nyata terhadap UMKM lokal, melalui penyediaan infrastruktur energi yang memadai.

“Kami mendorong perusahaan agar PPM diarahkan untuk mendukung UMKM masyarakat perbatasan dan pedalaman, salah satunya dengan menyiapkan sumber pembangkit listrik yang berkelanjutan,” tambahnya.

Yosua mencontohkan keberhasilan program PPM di Desa Linsayung, Kecamatan Lubis Ogong, di mana perusahaan telah menyediakan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) serta mesin jahit listrik untuk mendukung produksi kerajinan kombinasi rotan dan kulit oleh pelaku UMKM setempat.

Program serupa, lanjutnya, juga akan dikembangkan di Desa Tagul, Kecamatan Sembakung. Di desa tersebut, masyarakat berencana mengolah produksi madu lokal dengan teknologi pengurang kadar air agar kualitas dan nilai jual produk meningkat.

“Ketersediaan listrik menjadi kunci agar produk unggulan desa bisa diolah lebih maksimal dan memberikan keuntungan lebih besar bagi masyarakat,” ujarnya.

Melalui langkah ini, ESDM Kaltara berharap perusahaan sektor MBLB dapat mengoptimalkan sasaran PPM sesuai arahan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara, sekaligus menegaskan komitmen bersama yang telah dituangkan dalam program Panggung Energi Untuk Negeri di hadapan masyarakat Kaltara beberapa waktu lalu. (**)