KORANBORNEO,TANJUNG SELOR – Kepala Dinas ESDM Kalimantan Utara, Ir. Yosua Batara Payangan, S.T., M.Si., menghadiri rapat bersama Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM-RI di Kuningan, Jakarta, Kamis, 2 Oktober 2025.
Ini merupakan rapat inisiatif permintaan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara dalam rangka penyediaan tenaga listrik di daerah perbatasan dan prioritas pedalaman Kalimantan Utara.
Gubernur memerintahkan kepada kami untuk segera berkoordinasi dengan Kementerian ESDM menyikapi rencana penyediaan tenaga listrik berdasarkan beberapa usulan lokasi Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara di daerah perbatasan dan pedalaman sesuai Surat Gubernur Kalimantan Utara dan rapat dengan PT. PLN yang semula 21 lokasi menjadi 10 lokasi di tahun 2025”, kata Yosua dalam rapat.
Selanjutnya dalam pertemuan tersebut, pihak Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan menyampaikan bahwa beberapa lokasi yang tidak terlaksanakan di tahun 2025 akan dilaksanakan pada tahun 2026.
Hadir pada rapat tersebut dari Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan mewakili Plt. Dirjend. Ketenagalistrikan, Ir. Ainul Wafa, M.Si., Plt. Direktur Pembinaan Kelistrikan Strategis, Eri Nurcahyanto, S.T., M.T., dan Koordinator Percepatan Infrastruktur Listrik Desa, Nur Hidayanto, S.T., M.T. Dari PT. PLN hadir melalui daring GM. PLN Kaltimra, Muchamad Chaliq Fadli, Manajer PLN UP2K Benua Etam, Mohammad Govinda Lingga Primanda dan Manajer PLN UP2K Kaltara, Yanuar.












