TANJUNG SELOR, KORANBORNEO – Upaya meningkatkan keandalan listrik di Kota Tarakan mendapat respons positif dari PLN. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara mengusulkan pembangunan jaringan kabel bawah laut sebagai langkah strategis mengatasi sistem kelistrikan Tarakan yang selama ini berdiri sendiri.
Kepala Dinas ESDM Kaltara, Yosua Batara Payangan, mengatakan bahwa usulan tersebut penting mengingat Tarakan kerap mengalami gangguan ketika pembangkit bermasalah, sehingga memengaruhi aktivitas warga dan dunia usaha.
“Tarakan sifatnya isolated, jadi satu gangguan kecil di pembangkit bisa langsung berdampak ke seluruh kota,” jelas Yosua pada 1 Desember 2025.
Ia menyebut, PLN telah menyatakan bahwa pembangunan kabel bawah laut Kalimantan–Tarakan masuk dalam rencana kerja mereka. Dukungan ini membuat Pemprov Kaltara semakin optimistis terhadap percepatan peningkatan infrastruktur kelistrikan.
“Jika interkoneksi kabel bawah laut terwujud, pasokan listrik Tarakan akan jauh lebih andal dan mampu mengimbangi pertumbuhan kotanya,” tegasnya.
Langkah ini diyakini menjadi solusi jangka panjang untuk memenuhi kebutuhan listrik masyarakat dan mendorong perkembangan ekonomi Tarakan. (*)











